Malam yang begitu rumit untuk dijelaskan dengan sebuah kata-kata dan yang tidak dapat di mengerti dengan bahasa-bahasa.
Apakah aku ini seorang yang Egois ? Dan berbuat yang demikian terhadapmu.
Apakah kamu tau yang aku pikirkan sebenarnya? Kamu sudah tau sebenarnya
Dimana senyum itu ketika aku membutuhkannya, mengapa senyum palsu itu harus kau keluarkan. Ada hati yang hancur di sini, dan tidak ada senyum yang menolongnya.
Siapa yang harus aku salahkan," Tidak ada" Aku hanya bisa menyalahkan diriku sendiri.
Aku pun bertanya-tanya dan jenuh dengan itu. Siapa aku ini ?." Aku merasa ini bukan diriku . Aaaaaa ;'(
Aku menceritakan ini dengan jatuhnya setiap tetes air itu, aku tidak tau apa yang hati ini katakan. Aku tidak mengerti dengan bahasa hati yang mempunyai maksud tertentu bagiku sendiri.
Aku merasa kesal dengan aku yang sekarang ini.
Aku merasa tidak ada semangatku yang dulu
Aku merasa sendiri
Aku merasa sedih
Aku merasa kecewa
Aku merasa takut
Aku merasa kuatir
Aku merasa hampa
Aku merasa sesuatu yg tidak aku rasakan dan tidak aku mengerti. -,-
Dari semua yang di atas aku juga tidak yakin apakah aku merasa seperti itu.
Tapi satu yang aku sedihkan," Senyum itu seharusnya dapat membuat Senyum kembali "
Jujur saja," Untuk saat ini, sulit bagiku untuk tersenyum lepas, bebas, tanpa beban.
Aku mempunyai sebuah beban yang begitu berat, sampai tidak tahu kapan air mata itu menetes.
Dan ahkirnya air mata itu terus menetes, tapi aku tetap belum bisa merasa puas.
Apakah aku egois ? Aku tanya sekali lagi
Apakah aku egois ?
Aku hanya tidak mengerti dengan diriku sendiri," Tapi mengapa kamu seperti itu juga dan sebaliknya
Tidak akan ada lagi sebuah senyuman dariku, apakah itu jawabannya..
Tidak perlu ada yang mengomentari aku
"Aku hanya mempunyai harapan bahwa saat itu aku dapat melihat senyum tulus itu"
Tapi kenyataannya tidak sama sekali...
Aku butuh sosok nyata yang benar nyata untuk berada bersamaku dan mendengarkan semua keluhhanku, selain Tuhan yang aku percaya .
Dan begitulah akhir malam ini ....
Maaf, bukan kemauanku seperti ini, jika ingin menyalahkan," Salahkan saja hatiku " jika ingin bertanya." Tanyakan juga hatiku " dan jika ingin jawaban," Tanyakan saja pada hatimu ".
AKU SEDIH !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar