Followers
Jumat, 23 Januari 2015
19 Jan 2014 yg lalu
kali ini mau cerita jumat yg lalu.
Hari jumat yang lalu tepatnya tanggal 19 jan 2014. Adisya datang ke kostan ku. Sudah janjian juga. Dia hari ini bantuin aku beres2 kamar. Sebelum sampai di kostan aku pesen agar dia bawain Nasi padang pake ayam gttu, hehe laper :D
Nah setelah sampai, aku peluk dia hmm hari ini aku benar2 ingin meluapkan rasa rinduku yg mendalam. Aku kasih lihat viedo ke adisya..
Yaa wajahnya merona..
Sambil mengerjakan tugas kampusnya sesekali aku godain sih, hehhe :p
Sesekali aku peluk dan aku cium. Sweet moment deh pokoknya, kita berdua begitu mesra dan intim. Sudah lama kita tidak seintim ini :)
Lalu setelah pukul 2 kurang, aku anterin dia ke kampus. Dan aku tungguin sampai pulang kampus. Banyak cerita hari itu. Tapi gak mau cerita semua disini, takut ada mata2 yang baca heheh..
yaudah yaaa
Intinya aku tetap mengasihi mu adisya :) kamu adalah bagian hidupku. Hug!
Kamis, 10 Juli 2014
Kamis Ini
Mungkin kamu tak pernah lagi memikirkan aku, tapi yasudahlah itu tak apa..
Minggu, 06 Juli 2014
Selamat Hari jadi Persahabatan Kita
Salam dariku, Daniel Stevanus Pane.
Pria yang selalu mengasihimu apapun masalahnya persahabatan kita jalan terus. Ingat itu ya, aku sayang sama kamu :)
Selamat hari jadi persahabatan dan awal dari semua cerita kita, Hari senin tanggal 07/07/2014.
Ourlove will never end, ourlove will never die. You always be my baby...
Selamat hari jadi kita yang ke empat tahun, I Love you :)
Deni pergi dan masih tentang diriku
Rabu, 02 Juli 2014
I'm Stop. I'm Out !
Sebelum nya saya menceritakan ini dengan sadar dalam keadaan saya yg sedang bersedih.
Seharian saya dari bangun tidur saya bekerja, yaa semua yg biasa saya kerjakan setiap paginya.
Pukul sebelas tadi bou saya panggil saya kebalakang dan bilang saya gak boleh pulang hari kamis besok dan tidak boleh ikut Ret-Ret dari gereja saya . Gereja Masehi Advent Hari ketujuh, yaa dia bilang' kamu tdk boleh ikut ajaran yg bukan aliran kita. Dan itu bukan bapakmu..
Selalu aja di bahas masalah yg sangat membuat hati saya terluka. Untuk kedua kalinya dalam dua pekan ini masih ttp membahas itu.
Saya memaksa tapi ttp saja cara bicara nya keras dan tidak mengijinkan saya pergi hanya karena itu Ret-Ret dari Advent . apa masalahnya ? - gak masuk akal sama sekali.
Lalu saya berantem, awalnya saya sudah mengalah untuk tdk berdebat dan saya masuk kamar sambil berdoa kepada Tuhan. Sambil menangis saya berdoa" Tuhan apa yang mesti saya perbuat sekarang ?
Tidak lama bou Ade masuk ke kamar saya, saya hanya diam menanggapi semua perkataannya, hingga trs membuat saya tdk dapat menahan kata-kata saya. Mereka mempermasalahkan saya yg adalah Advent dengan mengkaitkan semuanya kpd orangtua saya. Saya benci kata-kata itu, knp selalu mereka kaitkan itu..
Bou ade mencoba bilang dia tahu sekte sekte agama, entah apalah. Dia bicara sok paling mengerti yg benar, apa masalahnya kalau saya advent. Mengapa kalian menjadi marah ? - Apa yg kalian tahu ttg advent, dia bilang tahu ajaran advent, lalu saat saya tanyakan apa yg advent ajarkan, bou tidak bisa jawab hanya suruh saya diam..
Hah ?
Bilang saya mendua hati selama ini, dan kalau emang kamu advent, knp kamu selama ini gak menjalankan semua ajaran advent ?
Itu yang dia bilang, " kalau saja.kalian menerimanya sejal awal pasti saya akan lakukan, kalian sudah tahu saya advent tapi kalian tdk ingin tahu kan. Kalian tanpa sadar telah menghakimi saya, saya tahu kalau hidup saya memang tdklah sempurna.
Sudah dua tahun ini saya harus menahan hati saya untuk dapat beribadah. Sudah banyak waktu yg saya tinggalkan untuk Tuham, untuk apa yg memang kebenaran yg semua mata orang tdk mau melihatnya dengan jelas.
Tuhan, apa yang harus saya lakukan. Saya sudah putuskan, kalau saya akan tinggalkan ini semua, saya tidak akan melanjutkan. Dan setelah nanti saya pulang hari senin , saya putuskan saya tdk akan melanjutkan studi saya. Tuhan mau jadi apa saya kalau saya minimal tidak tamat sekolah :'(
Dan adapun dampak dari yang akan saya lakukan itu adalah memutuskan semua tali persaudaraan. Memang dari awal seharusnya saya tidak pernah tinggal di sini untuk alasan apapun.
Saya lebih baik mendukakan hati mereka dari pada saya harus terus mendukakan hati Tuhan.
Tuhan Yesus, saat saya memilih untuk tidak kembali kerumah ini, saya harap semua baik-baik saja. Meskipun mereka akan bawa semua sitorus pane, aku tdk perduli ya Tuhan. Aku merasa bahagia dengan keluarga kecilku sekarang ini. Pak kolibu, meskipun mempunyai banyak kekuranganpun.. Dia tdk pernah mengajarkan saya untuk tdk beribadah kepada Tuhan. Meskipun bkn bpk kandung saya, ia mampu menjadi bapak untuk saya ... Meskipun banyak hal-hal yg saya tdk suka darinya, tapi itu tdk saya permasalahkan, karena saya merasa cukup untuk melihat mamah saya bahagia.
Saya tdk perlu bapak yg kasar, saya tdk butuh bapak yang banyak bicara. Saya butuh yg bertindak nyata.
Bukan berati saya tdk sayang dengan papah saya. Saya sangat sayangi dia, tapi dalam keadaannya berbeda.
Saya punya keluarga batak yg sebenarnya tdk mengerti adat yg ingin sok mengerti adat. Mengancam saya akan bawa semua pane untuk ambil saya dari mamah, siapa kalian ? Punya hak apa kalian..
Satu hal yg selalu saya pegang, saya tdk akan terima jika org yg saya sayangi di sakiti. Entah siapapun itu, lbh baik tak saling kenal dari pada harus timbul benih kebencian.
Saya tdk suka bertengkar, karena hanya menimbulkan sakit hati.
Dengan apa yg akan saya lakukan nanti. Saya sudah tahu, bahwa akan banyak yang sakit hati kepada saya, lbh baik begitu dan mereka akan melupakan saya. Saya tak perlu banyak org yang sayang kepada saya yg hanya akan timbul rasa benci pada akhirnya.
Saya hanya ingin mempunyai hidup damai. Bisakah saya dapatkan itu ? Sebenarnya bisa - kalau saja kalian tdk membuat semuanya menjadi kacau.
Siapapun yg sakit hati nantinya dengan apa yg saya pilih, saya minta maaf. Bukan kemauan saya untuk kalian terluka, tapi karena kalian memberikan celah untuk kalian merasa terluka dan di sakiti. Keinginan kalian yg besar itu lah ...
Hmm
.. Entah apa yg sudah saya tuliskan ini nyata. Hmm..
Saya sudah putuskan,
I'm stop, I'm Out
Senin, 23 Juni 2014
Pujian untuk kekasih
Amsal 23:18 Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.
Hari ini hari minggu, yaa saya duduk di tempat duduk gereja kramat. Dan tepat di arah jam 1 saya dapat melihat wanita yang saya sangat kasihi duduk sambil mendengarkan firman. Ia memakai baju warna merah dengan rambut yg tidak di kuncir.
Maka menangislah Yesus, ketika itu orang-orang yahudi berkata" Lihatlah Ia menangis, betapa besar KasihNya kepada orang itu.. Yaa Yesus sangat mengasihi Lazarus.
Saya sudah baca semua ayat dalam Yohanes pasal 11. Yaaa begitu terharu.
Sama seperti Yesus, sayapun akan menangis jika kehilangan wanita yg sangat saya Kasihi.
Tak ada satupun yg dapat mengerti bagaimana saya mengasihi Adisya...
Saya mengasihinya seperti saya mengasihi diri saya, siapa yg mau mengerti tentang hal ini? - Hanya saya yang dapat mengerti ini.
Mungkin jika bisa, aku ingin sekali.kalau kita punya waktu untuk bicara tanpa harus memperdulilan mereka.
Wajah nya sudah tak seperti yg dahulu saat semua masih baik-baik saja. Semua berubah dan berbeda, ya.
Pujian untuk kekasihku...
Adisyaku, kekasihku. Sungguh manis kasih sayangmu. Cintaku, begitu lembut suaramu memanggilku. Kasih sayangmu sangat tulus kepadaku seperti sepasang burung dara yg hanya mencintai 1 pasangan.
Adisyaku, wajahmu seperti selimut yang hangat saat kau tersenyum kepadaku, kecupanmu menenangkan aku dalam kegeramanku. Tangan mu tak ada hentinya untuk melakukan segala pekerjaan hingga lelah badanmu.
Sungguh, kekasihku... Aku sangat bangga kepadamu.
Dengarlah adisyaku, sampai maut menjemputku, kau tetaplah kekasihku. Kekasihku yg sejati. Hingga akhir hidupku kasih sayangku akan terus bertambah dan tetap sama. Sayangku, jangan paksakan aku untuk jauh dari padamu.
Aku telah berjanji, bahwa kau akan jadi pusat duniaku.
Adisyaku, hatiku sungguh memelukmu. Aku sangat mengasihimu, maka berbahagialah kamu selalu. Bersukacitalah kamu selalu.
Adisyaku, sayangku. Maukah kamu tetap ada untuk aku sampai pada akhir nya kita terpisah oleh kematian..
Dalam Doaku nama Adisya menjadi bagian dari Doaku. Dengarlah Adisyaku, dengarlah sayangku...
Sehat sehat selalu dalam keadaanmu dan biarlah sukacitamu selalu penuh. Semoga dalam doamu kau menyebut namaku sehingga ku tahu bahwa kamu tetap mengasihiku... Amin.
Jumat, 13 Juni 2014
Hmm....
Hari ini hari jumat. Jumat ini tak begitu panas dan tak begitu dingin. Hmm.. Tanya kepada diriku, dimanakah aku berada ? Tubuhku memang ada, tapi jiwaku entah dimana berada.
Jujur saja, sekarang ini aku sedang sakit. Aku belum tahu apa yg sebetulnya terjadi denganku. Terasa sangat sakit, setiap hari selalu terasa sakit.
Aku tak bisa katakan apa itu.. Hmm tetapi semakin hari semakin besar. Hmm yaaa saya katakan saja bisa di sebut seperti benjolan.. Hmm. Semoga saja tidak berpengaruh buruk. Semoga saja cepat sembuh..
Ohh iya God, hari ini hatiku pun sedang sangat sensitif sekali. Tuhan Yesus, tolong bantu saya .. Pimpin saya dengan RohulKudus
Ohh iya Tuhan, biarlah aku selalu dalam jalanMu. Biarlah aku mengerti kehendakMu. Amin..
Jangan buat hatiku sedih yaaaa...
Buat hatiku bergembira dengan penuh sukacita yaaa Tuhan Yesus. Karena cuman Engkau, sahabatku yang tak pernah mengecewakanku walaupun sering kali aku yg membuat Engkau kecewa..
Maaf Tuhan :)
Kamis, 29 Mei 2014
Help God
Tuhan Yesus..
Kenapa harus kyk gini sih Tuhan. Knp sih harus adis yang buat harapan akan kita ttp bersama itu hilang.
Knp dgn sebegitu gampangnya adis tweet " I love you.....R ({})
Siapa sih R itu Tuhan. Kali ini aku udah sangat down Tuhan. Aku sangat bersedih. Dimanakah penghiburanMu. Dimana Engkau Tuhan ?
Knp hatiku bgtu sakit, knp air mataku trs terjatuh. Hentikan Tuhan. Udah cukuplah aku trs seperti ini. God :'(
Aku sesak sekali.. Huh...
Lalu bagaimana Tuhan ? Apa yg harus aku lakukan..
Adis sudah pergi Tuhan. Dia sepertinya sudah sungguh tak cinta lagi kepadaku.. Dia tak setia dgn semua ucapannya kpdku Tuhan.
Dia bohong sama aku Tuhan. Betapa duka hati yang kurasakan saat ini bgtu dalam. Aku sungguh takut Tuhan..
Duka hatiku tak terbendung Tuhan... Aku sangat berduka Tuhan, dimanakah Engkau Tuhan. Mengapa engkau trs berikan ujian yg bgtu sulit Tuhan ?
Apa masih bisa aku bersama dia lagi Tuhan?
Pagi hari ini aku sangat berduka. Duka hati itu yg kurasakan Tuhan.. Dia bohong... aaaaaa :(
Selama ini aku tlh setia Tuhan, tapi nyatanya ...
Tampak jelas skrg Tuhan, kalau semua yg pernah dia katakan itu bukan dari hatinya adis Tuhan..
Sekarang gini aja deh Tuhan, tutup pintu hatiku bagi dia yaa Tuhan. Hmmm... :(
Apakah aku bisa melakukan itu. Sedangkan aku sangat mencintai adis :'(
Sejati? Apakah iya itu ada yaa Tuhan? Apakah iya ya adis masih menganggap aku ini yg sejati ?
Ada waktu bertemu ada waktu berpisah. Knp yg seperti ini Tuhan terpisahnya..
Udahlah Tuhan, kalau memang dia bukan milikku. Jangan dekatkan lagi aku dengannya. Kalau toh dia secepat itu bilang love sama sih R itu..
Oh iya Tuhan satu lagi. Kalau emang hari sabatMu itu benar.. Tuntunlah dia kepada kebenaran yang satu itu. Tugasku udah memberitahu.. Lagian aku juga udah capeklah kasih tahu trs trs kalau toh dia nya bgty. Jangan keraskan hatinya ya Tuhan. Kini kau yg teruskan dengan Roh kudus. Tuhan aku sangat mencintainya Tuhan. Jaga kesehatannya yaa Tuhan.. aku senantiasa berdoa untuk adisya ya Tuhan Yesus.
Aku akan ttp setia menanti adisya Tuhan...
Kalau gitu, udah dulu ya Tuhan. aku sangat lelah. Skrg udah pukul 03:00 tgl 30 bln 05 tahun 2014.
Dis, terserah km skrg. Kamu mau sama siapapun. Dan ku harap kamu
...
Ya udahlah!
Intinya kamu mendukakan aku dengan sengaja. aku mau bilang.. Kamu hebat :)
Bye.. Aku akan ttp sayang kamu... *GenggamTanganmu...
Dulu gue pernah janji sama diri gue. Kalau gue menemukan wanita yang tepat. Gue akan setia kepada wanita itu.
Yaa saya bertemu adisya. Dan saya akan ttp trs setia. Meski nyatanya...
Yasudah lah niel. Kamu udah gak di anggap lagi sama adis. Udahlah niel, adis udah nemuin cinta nya yg baru. Udahlah niel, dia gak akan mau ketemu lo lagi. Udahlah niel, dia udah melupakan semua ingatan ttg diri lo. Udahlah niel, dia gak akan mau untuk beri kesempatan lagi buat lo. Udahlah niel, adat itu terlalu sulit. Udahlah niel, adis akan lupa sama lo dalam jangka waktu yg singkat. Udahlah niel, adis udah gak anggap lo siapa siapa. Udahlah niel, adis agap lo skrg sebagai org no 1 yg harus di hindari dalam hidupnya. Udahlah niel, adis anggap lo laki laki yg udah buat adis kecewa. Udahlah niel jangan ngoceh trs..
Udahlah niel, apa lagi ? Masih kurang banyak ...
God Help :'(



